Pengertian Bunga Deposito Bank dan Tips Memilih Deposito

Bagi Anda yang cenderung sulit untuk tidak mengotak-atik isi saldo dalam tabungan, memilih deposito sebagai salah satu investasi bisa jadi sangat cocok dan menguntungkan. Sama halnya dengan tabungan, deposito berarti menyetorkan sejumlah dana yang kemudian akan disimpan oleh pihak bank sampai jangka waktu yang telah ditentukan. Bedanya dengan tabungan reguler, selain Anda tidak dapat mengambil simpanan deposito sesuka hati Anda sebelum waktunya, bunga deposito bank biasanya juga berbeda dengan suku bunga tabungan reguler pada umumnya.

Sedangkan bunga deposito sendiri berasal dari prosentase uang yang kita peroleh dari jumlah keseluruhan nominal deposito. Cara menghitungnya adalah dengan mengalikan tingkat suku bunga per tahun deposito dengan jumlah uang yang kita simpan atau setorkan. Agar hidup dapat jadi lebih sejahtera, memang sebaiknya orang mulai berpikir mengenai investasi yang berharga. Deposito menawarkan keuntungan lebih daripada jenis tabungan reguler, selain Anda tidak bisa sembarangan mengambil saldo tabungan Anda sehingga Anda bisa lebih cermat dalam mengatur keuangan, Anda pun memiliki kesempatan mendapatkan hasil lebih dari uang yang Anda depositokan.

Deposito merupakan salah satu investasi yang cukup aman dan memiliki beragam produk. Saat Anda memutuskan untuk memilih deposito sebagai investasi Anda untuk masa depan, pilihlah bank yang tepat untuk dipercaya sebagai penyimpan dana simpanan Anda. Memang pada dasarnya, masing-masing bank menawarkan keuntungannya masing-masing, termasuk bunga deposito bank yang bermacam-macam. Namun jangan lupakan dasarnya yang penting dalam memilih deposito di antaranya:

  1. Reputasi bank.

Saat Anda akan menentukan pilihan, bank mana yang ingin Anda gunakan sebagai penyimpan dana deposito Anda, sebaiknya yang perlu Anda perhatikan pertama kali adalah reputasi bank tersebut. Anda bisa memilih bank yang ‘sehat’ baik di mata masyarakat maupun secara perhitungan BI. Hal ini dapat menghindarkan Anda dari resiko kebangkrutan dan biasanya bank yang mempunyai reputasi baik akan senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik bagi para nasabahnya dengan menjamin kenyamanan dan keamanan mereka. Pastikan juga bahwa bank telah terdaftar pada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

  1. Tentukan jangka waktunya.

Setelah memilih bank mana yang sesuai keinginan Anda, Anda bisa segera menginvestasikan uang Anda. Biasanya keuntungan yang bisa Anda peroleh berdasarkan jangka waktu yang deposito yang Anda pilih. Jangka waktu deposito bisa dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan sampai 36 bulan. Sesuaikan jangka waktu deposito dengan kebutuhan Anda.

  1. Melakukan perbandingan.

Tak ada salahnya jika Anda ingin membandingkan produk deposito dari satu bank dengan bank yang lainnya berdasarkan benefit yang ditawarkan oleh masing-masing bank. Berapa persenkah keuntungan yang bisa Anda peroleh dan sebagainya. Selain itu, masing-masing bank memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Karena Anda baru akan memulainya, lebih baik pilih bank dengan persyaratan pendaftaran maupun prosedur yang tidak terlalu berbelit-belit sehingga Anda juga tidak merasa kesulitan saat melakukan pendaftaran pengajuan deposito.

  1. Waspada terhadap bunga deposito yang terlampau tinggi.

Satu lagi yang mesti Anda cermati dan waspadai adalah bunga deposito bank yang terlampau tinggi. Pastikan bahwa bunga deposito yang ditawarkan oleh pihak bank tidak lebih besar dari tingkat suku bunga yang sudah ditentukan oleh BI Rate dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi waspadai bunga deposito yang terlalu tinggi, barangkali ada kerugian lain yang menanti Anda.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *