Ketahui Penjelasan Kurs Mata Uang Asing Jual dan Beli

Menukar mata uang rupiah ke mata uang asing, atau sebaliknya merupakan aktivitas yang sudah banyak dilakukan masyarakat di era modern seperti saat ini. Selain sebagai sarana investasi, mata uang asing juga kerapkali digunakan ketika ada seseorang yang ingin berkunjung ke negara lain sehingga butuh mata uang dari negara bersangkutan. Dalam aktivitas ini, maka kurs mata uang asing menjadi hal penting, terutama terkait kurs jual dan beli nya.

Jika mendengar kata kurs, maka akan erat kaitannya dengan aktivitas tukar menukar mata uang asing baik melalui bank ataupun money changer. Dalam hal ini, nilai kurs selalu berasal dari sudut pandang ban maupun money changer, bukan sudut pandang orang yang menukar. Mungkin jika Anda kerap mendengar berita terkait keuangan, maka akan menemukan informasi misalnya 1 USD adalah senilai dengan Rp 13.000 (hanya contoh). Ternyata informasi kurs tersebut bukanlah hanya demikian, namun ada tiga jenis kurs yang berlaku yaitu kurs jual, kurs beli serta kurs tengah.

Untuk menambah informasi dan pengetahuan Anda, maka berikut ini penjelasan terkait kurs mata uang asing baik jual, beli maupun kurs tengahnya:

  1. Kurs jual

Kurs jual ini adalah nilai kurs yang digunakan ketika bank atau money changer akan menjual uang asing kepada orang yang ingin menukar. Mudahnya, nilai kurs ini digunakan ketika Anda ingin menukar rupiah dengan mata uang asing. Jadi, harga jual mata uang asing yang diberikan oleh bank atau money changer tersebut adalah kurs jual.

Ilustrasi: A berencana untuk liburan ke Eropa dengan mata uang euro. Untuk itu, A menukarkan uang rupiah ke euro agar bisa digunakannya ketika ada di Eropa. Ketika penukaran terjadi kurs jual adalah senilai 1 EUR = 14.500 IDR dan kurs beli adalah 1 EUR = 14.000 IDR. Karena A akan membeli uang euro, maka kurs jual berlaku sehingga apabila A ingin menukar uang 60 juta, maka yang didapat adalah sekitar 4.137.9 EUR dari perhitungan 60.000.000 IDR: 14.500 EUR.

  1. Kurs beli

kurs beli adalah sebaliknya dari kurs jual dimana nilai kurs ini akan dipakai ketika bank atau money changer akan membeli mata uang asing dari Anda. Mudahnya, nilai kurs ini akan digunakan ketika Anda ingin menukar uang asing dengan uang rupiah. Jadi, kurs beli merupakan nilai yang sudah ditentukan bank ketika melakukan pembelian terhadap mata uang asing.

Ilustrasi: Setelah selesai liburan dari Eropa, A kembali lagi ke Indonesia dan ketika dilihat kembali ternyata uangnya masih tersisa 200 EUR. Untuk itu, Ia akan menukarkan kembali ke money changer dimana kurs yang berlaku telah berubah yaitu kurs beli dengan 1 EUR = 14.050 IDR sehingga uang yang akan didapat oleh A adalah Rp 2.810.000 dari perhitungan 200 EUR x 14.050 IDR.

  1. Kurs tengah

Di samping ada kurs jual serta kurs beli, ada juga kurs tengah. Kurs ini adalah nilai tengah antara kurs jual dan kurs beli yang didapat dari rumus kurs beli ditambah kurs jual kemudian dibagi dua. Umumnya kurs jual akan lebih mahal dibanding dengan kurs beli.

Pedagang valas akan mendapatkan keuntungan dari selisih penukaran dari mata uang asing ini. Itulah beberapa informasi terkait jenis kurs mata uang asing yang berlaku.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *